Pidie Jaya – Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya menggelar audiensi bersama PT Brantas Abipraya untuk membahas rencana rehabilitasi dan rekonstruksi dayah yang terdampak bencana banjir di Kabupaten Pidie Jaya.
Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati Pidie Jaya tersebut membahas penanganan dan pembangunan kembali 18 dayah terdampak banjir. Program rehabilitasi dan rekonstruksi itu direncanakan dilaksanakan secara bertahap selama tiga tahun, mulai 2026.
Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, MA, S.Sos., M.E., menyampaikan dukungan terhadap program tersebut sebagai bagian dari upaya memulihkan sarana pendidikan keagamaan yang terdampak bencana.
Namun, Bupati menekankan agar pelaksanaan program tetap berpedoman pada ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Audiensi tersebut diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya, PT Brantas Abipraya, dan para pemangku kepentingan terkait dalam mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi 18 dayah terdampak bencana.
Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung pemulihan fasilitas pendidikan keagamaan serta keberlanjutan kegiatan belajar mengajar bagi para santri di Kabupaten Pidie Jaya.












