Gorontalo – Syukran Pemuda Petani Milenial Aceh Barat menyampaikan beberapa permintaan kepada Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada saat diberi kesempatan berdialog dengan Wapres ketika acara pembukaan PENAS XVVII pada hari Sabtu tanggal 20 Juni 2026. Dialog tersebut terjadi ketika Wapres memberikan arahan dan sambutan pada acara Pembukaan PENAS didepan sekitar 8000an peserta yang hadir di GOR David-Toni Kecamatan Limboto Kabupaten Gorontalo Provinsi Gorontalo.
Syukran menyampaikan diantaranya permintaan Irigasi di Aceh Barat, kedua permintaan RMU (Rice Milling Unit) di Kecamatan Woyla, permintaan bantuan mesin pompa air dan bor dan yang terkahir permintaan bantuan Alsintan. Atas permintaan tersebut, Wapres meminta Menteri Pertanian untuk dapat menindaklanjuti apa yang disampaikan Syukran.
Terkait hal tersebut, Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan yang hadir mewakili Gubernur Aceh Muzakir Manaf menyatakan sangat senang dengan apa yang disampaikan oleh Syukran. Ini tentunya bisa membantu upaya pemulihan pasca bencana dan untuk mempercepat swasemabda dan ketahanan pangan serta pada akhirnya bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat Aceh umumnya dan Aceh Barat khususnya.
Azanuddin Kurnia sangat mendukung apa yang disampaikan Syukran, dan itu bisa mewakili permintaan seluruh kabupaten/kota yang ada di Aceh. Azan juga menjelaskan bahwa Kementan sudah dan sedang melakukan Optimasi lahan sawah rusak ringan seluas 27.071 ha, kemudian rehabilitasi sawah rusak sedang seluas 13.781 ha. Sedangkan untuk sawah rusak berat seluar sekitar 16.276 ha belum tertangni saat ini.
Selain itu Kementan juga ikut membantu irigasi perpiaan, irigasi perpompaan, bangunan konservasi, irigasi tersier dan juga jalan usaha tani pada 18 kabupaten/kota. Memang secara umum, kita masih butuh bantuan pusat, tapi Alhamdulillah apa yang sudah ada harus kita syukuri dan Insya Allah sesuai arahan bapak Gubernur Aceh, kita akan berusaha terus meminta tambah sesuai dengan permintaan dan kebutuhan masyarakat Aceh, ujar Azan selaku Ketua Kontingen Aceh pada PENAS kali ini.
Sementara itu Hendra Marsidi Plt. Kadis Pertanian Aceh Barat menyatakan meminta dukungan provinsi dan pejabat di Kementan untuk dapat merealisasikan apa yang sudah disampaikan oleh Pemuda Melinial Aceh Barat Syukran. Ini memang kebutuhan kami di Aceh Barat, semoga tidak terlalu lama hal tersebut dapat segera terwujud ujar Hendra.












