Banda Aceh – Ketua Komisi II DPRK Banda Aceh, Zidan Al Hafidh, mendukung program beasiswa bagi siswa kurang mampu dan siswa berprestasi pada jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Program tersebut merupakan salah satu prioritas Wali Kota Banda Aceh yang dilaksanakan melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud).
Zidan mengatakan, pendidikan merupakan aspek penting yang harus mendapat perhatian serius dari pemerintah. Karena itu, ia turut berkontribusi dalam mendukung program beasiswa tersebut untuk membantu siswa yang membutuhkan sekaligus memberikan apresiasi kepada peserta didik berprestasi.
“Pendidikan merupakan salah satu aspek penting yang harus mendapat perhatian serius dari pemerintah, dan saya turut berkontribusi membantu siswa kurang mampu dan siswa berprestasi,” kata Zidan, Minggu (11/10/2026).
Ia berharap program beasiswa yang telah diusulkan dapat segera direalisasikan dan disalurkan kepada peserta didik yang memenuhi kriteria. Menurutnya, bantuan tersebut sangat dibutuhkan, terutama oleh anak-anak dari keluarga kurang mampu agar dapat melanjutkan pendidikan tanpa terkendala biaya.
“Saya tidak mau ada siswa yang putus sekolah di Banda Aceh karena tidak ada biaya sekolah, termasuk siswa berprestasi yang layak untuk kita apresiasi,” tegas politikus Partai Amanat Nasional (PAN) tersebut.
Zidan menilai, beasiswa tidak hanya berfungsi sebagai bantuan finansial, tetapi juga dapat menjadi motivasi bagi siswa untuk terus belajar, meningkatkan prestasi, dan meraih cita-cita.
“Program yang membantu anak-anak tetap bersekolah dan memberikan kesempatan kepada mereka untuk berprestasi perlu kita dukung bersama,” ujarnya.
Ia juga meminta pemerintah memastikan penyaluran beasiswa berjalan tepat sasaran, transparan, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Zidan menegaskan akan mengawal pelaksanaan program tersebut agar manfaatnya dapat dirasakan oleh siswa yang benar-benar membutuhkan.
“Saya minta dinas untuk memastikan penerima program beasiswa tepat sasaran, dan saya akan kawal dengan baik program ini,” katanya.
Menurut Zidan, bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang kebutuhan pendidikan siswa sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Program beasiswa juga dinilai dapat mendukung upaya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kota Banda Aceh.
“Program seperti ini selain memberikan secercah harapan bagi masyarakat, juga membantu Kota Banda Aceh dalam membangun dan meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) untuk masa depan kota. Kita berharap tidak ada lagi siswa yang putus sekolah akibat terkendala biaya,” tutupnya.












