Parlementaria

Ketua DPRK Banda Aceh Minta Pemko Beri Bonus dan Beasiswa untuk Kafilah Berprestasi di MTQ Nasional

6
×

Ketua DPRK Banda Aceh Minta Pemko Beri Bonus dan Beasiswa untuk Kafilah Berprestasi di MTQ Nasional

Sebarkan artikel ini
Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah ST menyampaikan apresiasi terhadap prestasi kafilah Aceh pada MTQ Nasional di Semarang serta mendorong pemberian bonus dan beasiswa bagi peserta berprestasi, Banda Aceh, Senin (21/9/2026). Foto: Dok. DPRK Kota Banda Aceh

Banda Aceh – Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah ST meminta Pemerintah Kota Banda Aceh memberikan bonus yang layak kepada para kafilah asal Banda Aceh yang berhasil menorehkan prestasi pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional di Semarang.

Selain bonus, Irwansyah juga mendorong Pemko Banda Aceh mempertimbangkan pemberian beasiswa bagi peserta berprestasi yang masih berstatus pelajar sebagai bentuk apresiasi atas perjuangan mereka mengharumkan nama daerah di tingkat nasional.

Ia juga meminta pemerintah menyiapkan penyambutan yang layak bagi para kafilah ketika kembali ke Banda Aceh. Menurutnya, prestasi yang telah diraih perlu mendapatkan penghormatan dan apresiasi dari pemerintah maupun masyarakat.

“Dengan penuh haru dan kebanggaan, kami menyampaikan apresiasi kepada kafilah MTQ Aceh yang telah menorehkan prestasi terbaiknya di MTQ Nasional Semarang. Setelah sekian lama, kita akhirnya bisa kembali masuk empat besar,” ujar Irwansyah.

Politisi PKS tersebut juga meminta Pemerintah Aceh memberikan perhatian kepada seluruh kafilah yang telah membawa nama Aceh di tingkat nasional.

“Prestasi ini tidak main-main, ini membanggakan, dan patut dihargai, diapresiasi setimpal. Apakah bonus umrah, bonus dana, atau mungkin mendapat kesempatan lapangan kerja yang mudah bagi mereka,” katanya.

Secara khusus, Irwansyah menyampaikan apresiasi kepada anggota kafilah asal Banda Aceh, Habibul Hamiz, warga Gampong Tibang, yang berhasil meraih juara II cabang Tilawah Anak-anak.

Ia juga mengapresiasi Kayyisa Farras dari cabang Fahmil Quran Putri yang turut mengantarkan Aceh meraih juara I nasional pada cabang tersebut.

Menurut Irwansyah, prestasi tersebut menjadi catatan tersendiri setelah sekitar 45 tahun cabang Fahmil Quran Putri diperlombakan.

Kayyisa merupakan putri Kepala KUA Kuta Alam Banda Aceh, Ustaz Martoni, yang berdomisili di Pango Deah, Kecamatan Ulee Kareng.

“Selamat kepada ananda Habibul Hamiz dan Kayyisa Farras, serta seluruh kafilah lainnya yang telah mengharumkan nama Aceh di pentas nasional. Semoga Allah memberkahi semuanya, meninggikan derajat, serta memudahkan dan melapangkan segala urusan dan usaha mereka,” ungkapnya.

Irwansyah kembali menekankan pentingnya penyambutan dan penghormatan yang layak bagi para kafilah ketika tiba di Banda Aceh.

“Saya ingin mengucapkan selamat datang kembali ke Banda Aceh kepada para kafilah. Kita berharap, ketika mereka kembali nanti, pemerintah dapat memberikan penghormatan dan penyambutan yang layak,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia meminta pembinaan kafilah dilakukan secara berkelanjutan agar prestasi yang telah diraih dapat dipertahankan dan ditingkatkan pada penyelenggaraan MTQ berikutnya.

Menurutnya, pembinaan tersebut perlu didukung melalui kolaborasi dengan dewan pelatih yang berkualitas. Pemerintah juga diharapkan dapat mencari dan merekrut tenaga pelatih yang kompeten untuk meningkatkan kemampuan para peserta.

Irwansyah berharap Banda Aceh dapat meningkatkan prestasinya pada MTQ Aceh mendatang. Setelah sebelumnya meraih juara II, ia berharap Banda Aceh dapat terus meningkatkan pembinaan dan prestasi pada ajang berikutnya.

“Pembinaan berkelanjutan harus dilakukan oleh Pemerintah Kota Banda Aceh, dengan berkolaborasi bersama dewan pelatih yang berkualitas. Tenaga pelatih yang kompeten bisa kita cari dan rekrut agar prestasi kafilah ke depan semakin meningkat,” pungkasnya. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *