PemerintahPidie Jaya

Bupati Sibral Temui Kementan, Kawal Usulan Traktor hingga Drone untuk Pertanian Pidie Jaya

7
×

Bupati Sibral Temui Kementan, Kawal Usulan Traktor hingga Drone untuk Pertanian Pidie Jaya

Sebarkan artikel ini
Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya melakukan pertemuan dengan Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian Dr. Ir. Suwandi, M.Si., di Jakarta, Kamis (17/9/2026). Foto: Dok. Ist

Pidie Jaya – Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya terus mendorong percepatan pemulihan sektor pertanian yang terdampak bencana. Upaya tersebut dilakukan Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, MA., S.Sos., ME., bersama jajaran pemerintah daerah dengan mengawal langsung kebutuhan petani ke pemerintah pusat.

Bupati Sibral bersama jajaran Pemkab Pidie Jaya melakukan pertemuan dengan Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian, Dr. Ir. Suwandi, M.Si., di Jakarta, Kamis (17/9/2026).

Pertemuan tersebut membahas sejumlah kebutuhan strategis untuk mempercepat pemulihan sektor pertanian Pidie Jaya yang terdampak bencana. Berbagai usulan disampaikan, mulai dari pembangunan irigasi perpompaan, bangunan konservasi, jaringan irigasi tersier, hingga pengadaan alat dan mesin pertanian (alsintan).

Selain pemulihan infrastruktur pertanian, Pemkab Pidie Jaya turut mengusulkan dukungan modernisasi pertanian berupa traktor, drone sprayer, dan combine harvester.

Langkah ini dilakukan agar sektor pertanian Pidie Jaya tidak hanya kembali pulih setelah terdampak bencana, tetapi juga mampu berkembang menjadi salah satu penggerak perekonomian masyarakat.

Dorong Sawah Pascabencana Kembali Produktif

Bencana yang melanda sejumlah wilayah Pidie Jaya sebelumnya berdampak terhadap kawasan persawahan. Material banjir dan sedimentasi mengganggu aktivitas pertanian serta memengaruhi produktivitas petani.

Kondisi tersebut membuat perbaikan infrastruktur pengairan dan penguatan sarana produksi menjadi kebutuhan yang mendesak.

Melalui pertemuan dengan pemerintah pusat, Pemkab Pidie Jaya mendorong dukungan untuk memperbaiki sistem irigasi sekaligus meningkatkan ketersediaan alat pertanian bagi masyarakat.

Sebagai tindak lanjut audiensi teknis, koordinasi juga akan diarahkan kepada Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian. Hal ini dilakukan untuk memastikan dukungan pemerintah pusat dapat disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.

Upaya pemulihan tersebut ditujukan bagi kawasan pertanian di enam kecamatan yang sebelumnya terdampak genangan.

Bupati Kawal Kebutuhan Petani

Pengawalan langsung yang dilakukan Bupati Sibral Malasyi bersama jajaran teknis menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat pemulihan sektor pertanian secara menyeluruh.

Usulan yang disampaikan tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, seperti perbaikan jaringan irigasi, tetapi juga mencakup penguatan sarana pertanian untuk membantu petani mengolah lahan hingga proses panen.

Traktor diharapkan dapat mendukung proses pengolahan tanah, drone sprayer membantu meningkatkan efisiensi penyemprotan, sedangkan combine harvester dapat mempercepat proses pemanenan.

Dengan dukungan tersebut, pemulihan pertanian diharapkan dapat berjalan secara terpadu, mulai dari pembenahan sawah dan sistem pengairan hingga penyediaan alat pertanian yang memadai.

Bagi Kabupaten Pidie Jaya, pemulihan pascabencana bukan hanya berkaitan dengan pembangunan kembali infrastruktur yang rusak. Lebih dari itu, pemulihan juga menyangkut keberlangsungan kehidupan masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari sektor pertanian.

Karena itu, langkah Bupati Sibral membawa langsung kebutuhan petani ke pemerintah pusat menjadi bagian dari upaya mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat.

Pemkab Pidie Jaya berharap sawah yang terdampak bencana dapat kembali produktif dan para petani segera melanjutkan aktivitas pertanian secara optimal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *