PemerintahPidie Jaya

Bupati Sibral Malasyi Bahas Pemutakhiran Rencana Pemulihan Pascabencana dengan Bappenas

7
×

Bupati Sibral Malasyi Bahas Pemutakhiran Rencana Pemulihan Pascabencana dengan Bappenas

Sebarkan artikel ini
Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, foto bersama usai melakukan audiensi dengan Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, untuk membahas percepatan pemulihan pascabencana di Jakarta, Rabu (16/9/2026). Foto: Dok. Ist

Pidie Jaya – Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya meminta dukungan pemerintah pusat untuk mempercepat proses rehabilitasi dan rekonstruksi sejumlah sektor yang terdampak bencana hidrometeorologi.

Upaya tersebut dibahas Bupati Pidie Jaya, Sibral Malasyi, saat melakukan audiensi dengan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy, di Jakarta, Rabu (16/9/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya memaparkan kondisi terkini wilayah terdampak bencana serta berbagai kebutuhan pemulihan yang masih memerlukan penanganan.

Pembahasan tersebut diarahkan untuk menyesuaikan program pembangunan kembali dengan kondisi riil dan kebutuhan masyarakat di lapangan.

Pemutakhiran Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi

Salah satu poin penting dalam audiensi tersebut adalah pemutakhiran Rencana Induk Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Renduk) pascabencana.

Dokumen tersebut menjadi dasar penting dalam memastikan data kerusakan, kebutuhan pemulihan, serta program rehabilitasi dan rekonstruksi sesuai dengan kondisi terbaru pascabencana.

Bupati Sibral Malasyi menegaskan bahwa proses pemulihan tidak hanya berfokus pada perbaikan kerusakan fisik, tetapi juga harus memastikan masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas sosial dan ekonomi secara normal.

“Yang paling penting adalah bagaimana pemulihan ini benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat terdampak. Karena itu, data dan kebutuhan di lapangan harus menjadi dasar dalam perencanaan,” ujar Sibral Malasyi.

Menurutnya, percepatan pemulihan membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, khususnya dalam menangani kebutuhan pembangunan yang berada di luar kemampuan daerah.

Sejumlah Sektor Menjadi Prioritas

Dalam audiensi tersebut, pembahasan mencakup sejumlah sektor prioritas, antara lain:

  • Infrastruktur dan kawasan terdampak bencana.

  • Pemulihan sektor pertanian.

  • Pelayanan dasar masyarakat.

  • Pembangunan kembali fasilitas yang mengalami kerusakan.

  • Rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana.

Bupati Sibral menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya akan terus mengawal proses rehabilitasi dan rekonstruksi melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga.

“Kita akan terus berkoordinasi agar proses pemulihan berjalan terpadu, tepat sasaran, dan sesuai dengan kondisi terbaru masyarakat terdampak,” katanya.

Dalam audiensi tersebut, Bupati Sibral Malasyi didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Orizal Safitri; Plt. Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Edi Saputra; Plt. Kepala Pelaksana BPBD, Okta Handipa; Kepala Bappeda, Dr. Yandi Yusnandar; serta Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Pangan, M. Nur Isga.

Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya berharap koordinasi dengan Bappenas dapat memperkuat dukungan pemerintah pusat terhadap percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi.

Selain itu, pemutakhiran Renduk diharapkan dapat segera dilakukan sebagai pijakan dalam menyusun program pemulihan yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Pidie Jaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *