Pendidikan

Rektor USK: Pendidikan Harus Membentuk Manusia Berkarakter dan Berdampak

4
×

Rektor USK: Pendidikan Harus Membentuk Manusia Berkarakter dan Berdampak

Sebarkan artikel ini
Rektor USK Prof. Mirza Tabrani melakukan penanaman pohon bersama jajaran pimpinan sebagai bagian dari rangkaian Milad USK ke-65, Rabu (2/9/2026). Foto: Dok. Ist

Banda Aceh – Rektor Universitas Syiah Kuala (USK), Prof. Mirza Tabrani, S.E., M.B.A., D.B.A., mengajak seluruh pihak memaknai kembali esensi pendidikan sebagai proses membentuk manusia yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan sosial.

Hal tersebut disampaikan Prof. Mirza saat menjadi Pembina Upacara pada peringatan Hari Pendidikan Daerah (Hardikda) Aceh ke-67 sekaligus membuka rangkaian Milad USK ke-65 di Halaman Kantor Pusat Administrasi (KPA) USK, Banda Aceh, Rabu (2/9/2026).

Dalam amanatnya, Prof. Mirza mengatakan pendidikan selama ini kerap diukur melalui berbagai indikator angka, seperti jumlah lulusan, capaian prestasi, maupun posisi perguruan tinggi dalam pemeringkatan.

Menurutnya, berbagai capaian tersebut memang penting, tetapi pendidikan tidak boleh berhenti pada angka dan prestasi akademik. Hakikat pendidikan, kata dia, adalah proses memanusiakan manusia.

“Pendidikan bukan sekadar tentang melahirkan manusia yang cerdas, tetapi juga tentang membentuk manusia yang memiliki karakter, integritas, kepedulian, tanggung jawab, dan keberanian untuk menggunakan kecerdasannya bagi kebaikan,” ujar Prof. Mirza.

Ia menilai, kembali pada esensi pendidikan penting dilakukan agar proses pendidikan tidak kehilangan arah. Pendidikan diharapkan tidak hanya menghasilkan generasi yang mampu menjawab soal, tetapi juga mampu menghadapi berbagai persoalan kehidupan.

“Kita tidak cukup hanya membentuk manusia yang mampu bersaing, tetapi juga harus membentuk manusia yang mampu berkontribusi. Karena itu, pendidikan harus mampu membangun keseimbangan antara kecerdasan intelektual, kematangan karakter, dan kepedulian sosial,” katanya.

Peringatan Hardikda Aceh tahun ini menjadi semakin istimewa karena dirangkaikan dengan Milad USK ke-65. Milad tahun ini mengusung tema “Transformasi, Inovasi, dan Dampak Nyata bagi Negeri.”

Memasuki usia 65 tahun, Prof. Mirza mengatakan USK terus memaknai kehadirannya sebagai bagian penting dari perjalanan Aceh dalam membangun generasi yang berilmu dan beradab.

“Peringatan Milad USK ini adalah momentum untuk memperkuat kembali komitmen kita terhadap masa depan pendidikan Aceh. Kita ingin USK terus berkembang menjadi universitas yang unggul, adaptif, berintegritas, dan berdampak,” ungkapnya.

Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penanaman pohon secara bersama-sama oleh Rektor dan jajaran pimpinan USK setelah pelaksanaan upacara.

Penanaman pohon tersebut menjadi bagian dari komitmen USK dalam meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekaligus memperkuat semangat menjaga kelestarian alam.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *