Banda Aceh – Dinas Syariat Islam (DSI) Kota Banda Aceh kembali menggelar kegiatan Dakwah Keliling dengan menyasar kawasan Stadion Harapan Bangsa serta sejumlah warung kopi (warkop) di sekitarnya, Jumat (21/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya DSI Banda Aceh dalam memperkuat syiar Islam sekaligus merawat persaudaraan dan kepedulian antarwarga melalui pendekatan dakwah yang santun dan humanis.
Kepala DSI Banda Aceh, Alimsyah, mengatakan dakwah keliling dilakukan sebagai sarana untuk saling mengingatkan dalam kebaikan dengan mengedepankan keteladanan serta kedekatan emosional dengan masyarakat.
“Dakwah Keliling kali ini menyasar ruang publik ramai dengan melibatkan Da’i dan Muhtasib gampong sebagai ujung tombak syiar,” kata Alimsyah.
Menurutnya, pendekatan yang digunakan dalam kegiatan tersebut bukan berupa ceramah satu arah, melainkan dialog langsung dengan masyarakat. Dengan cara tersebut, pesan-pesan keagamaan diharapkan dapat disampaikan secara lebih dekat dan mudah diterima.
Salah satu pesan utama yang disampaikan dalam Dakwah Keliling kali ini adalah mengedukasi pengelola warkop agar menghentikan sementara aktivitas usaha ketika azan berkumandang.
“Pesan utamanya mengedukasi pengelola warkop agar menutup usaha saat azan tiba, demi kekhusyukan shalat berjamaah,” ungkapnya.
DSI Banda Aceh berharap pendekatan dakwah yang ramah dapat membangun kesadaran masyarakat tanpa menimbulkan jarak antara pendakwah dan warga. Keterlibatan Da’i dan Muhtasib gampong juga dinilai penting karena mereka bersentuhan langsung dengan masyarakat di lingkungan masing-masing.
Alimsyah berharap kegiatan Dakwah Keliling dapat terus memberikan dampak positif dalam kehidupan masyarakat serta memperkuat penerapan nilai-nilai syariat Islam di ruang publik.
“Semoga setiap langkah dakwah keliling ini membawa keberkahan dan kedamaian untuk Kota Kolaborasi,” pungkasnya.












