Parlementaria

Komisi IV DPRK Banda Aceh Dorong Revitalisasi IGD demi Tingkatkan Layanan Kesehatan Warga

6
×

Komisi IV DPRK Banda Aceh Dorong Revitalisasi IGD demi Tingkatkan Layanan Kesehatan Warga

Sebarkan artikel ini
Komisi IV DPRK Banda Aceh saat meninjau kondisi fasilitas Instalasi Gawat Darurat (IGD) guna mendorong peningkatan layanan kesehatan, Selasa (21/4/2026). Foto: Dok. DPRK Banda Aceh

Banda Aceh – Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Kota (DPRK) Banda Aceh melakukan kunjungan kerja ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Meuraxa Kota Banda Aceh pada Selasa (21/04/2026).

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Wali Kota Banda Aceh Tahun 2025, khususnya terkait peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit milik Pemerintah Kota Banda Aceh.

Rombongan dipimpin oleh Ketua Komisi IV DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar, didampingi Wakil Ketua Komisi IV Aulia Afridzal, Sekretaris Komisi IV Hj. Efiaty, serta anggota Komisi IV DPRK Sabri Badruddin, Mehran Gara, M. Iqbal, dan Devi Yunita.

Kedatangan mereka disambut oleh Plt Direktur Utama RSUD Meuraxa, dr. Taufik Wahyudi Mahady, Sp.OG, MMR, bersama Wakil Direktur Administrasi dan Umum Darwis, SKM, M.Kes, jajaran manajemen RSUD, serta Ketua Dewan Pengawas RSUD Meuraxa, Muhammad Ben Umar.

Dalam kunjungan tersebut, Komisi IV DPRK meninjau langsung pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD), berdialog dengan tenaga kesehatan, serta menyerap aspirasi dari pasien yang sedang mendapatkan layanan.

Ketua Komisi IV DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar, menegaskan bahwa pihaknya meminta manajemen RSUD Meuraxa segera melakukan penataan ulang dan pengembangan ruang IGD sebagai tindak lanjut rekomendasi LKPJ Wali Kota tahun sebelumnya dan pembahasan LKPJ 2025.

Menurutnya, IGD merupakan wajah utama rumah sakit yang harus memiliki fasilitas representatif dan pelayanan yang optimal.

“Komisi IV DPRK mendorong agar IGD RSUD Meuraxa dilakukan penataan ulang dan revitalisasi secara menyeluruh. IGD adalah etalase dan wajah utama rumah sakit, sehingga harus memberikan pelayanan terbaik. Apalagi anggaran sudah tersedia pada tahun 2026 ini,” ujar Farid.

Selain itu, DPRK juga meminta peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) tenaga kesehatan serta penguatan koordinasi antar unit pelayanan, mulai dari medis, keperawatan, hingga teknis dan administrasi.

Farid menekankan pentingnya evaluasi berkala terhadap tenaga kesehatan agar pelayanan semakin optimal dan sesuai harapan masyarakat.

“Kami tidak pernah bosan mengingatkan agar peningkatan kapasitas tenaga kesehatan terus dilakukan. Upgrade berkala sangat penting agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Komisi IV DPRK juga berdialog dengan pasien di area poliklinik terkait pelayanan dan persoalan Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) yang menjadi perhatian publik.

Selain itu, rombongan turut menerima pemaparan dari pihak RSUD Meuraxa mengenai rencana revitalisasi IGD yang akan segera dilaksanakan, serta meninjau sejumlah fasilitas rumah sakit seperti Ruang Rawat Inap Safa Marwah dan Ruang Rawat Inap Kelas I Az Zahra.

Kunjungan ini menegaskan komitmen DPRK Banda Aceh dalam mengawal peningkatan layanan kesehatan di RSUD Meuraxa, khususnya melalui revitalisasi IGD, peningkatan SDM, serta evaluasi pelayanan secara menyeluruh agar masyarakat mendapatkan layanan kesehatan yang lebih baik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *