Pidie Jaya – Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, MA, S.Sos, M.E., sedang gencar melakukan lobi ke pemerintah pusat di Jakarta untuk mempercepat pemulihan pascabencana di wilayahnya. Langkah strategis ini mencakup sektor pertanian, kesehatan, serta pemukiman warga guna menggenjot kembali roda perekonomian daerah.
Berikut rangkaian kegiatan Bupati Pidie Jaya:
Percepat Pemulihan Pascabencana, Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi Lobi Sejumlah Kementerian di Pusat
Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya terus bergerak cepat melakukan pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang melanda wilayah tersebut. Bupati Pidie Jaya, H. Sibral Malasyi, terjun langsung menemui sejumlah pejabat kementerian di Jakarta untuk menjemput dukungan dan bantuan operasional dari pemerintah pusat.
Dalam agenda kunjungannya, Bupati Sibral Malasyi yang akrab disapa Ayah Syi didampingi jajaran kepala SKPK mengusulkan beberapa program prioritas:
1. Sektor Pertanian dan Irigasi
Bupati melakukan pertemuan dengan Sekretaris Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian, Dhani Gartina. Ia mengajukan bantuan alat mesin pertanian (alsintan), penguatan irigasi perpompaan, bangunan konservasi, serta perbaikan jaringan irigasi tersier demi membantu petani mengejar musim tanam.
Semua usaha ini kita persembahkan untuk petani agar mereka bisa aktif kembali dalam meningkatkan ekonomi daerah,” ujar Sibral Malasyi kepada media.
2. Sektor Kesehatan dan Revitalisasi Fasilitas Publik
Selain tani, sektor kesehatan menjadi prioritas utama dengan usulan pembangunan Laboratorium Kesehatan Masyarakat (Labkesmas), pembangunan RSUD Tipe C, penguatan layanan anak, hingga penyediaan Gedung Rawat Jiwa dan Rehabilitasi Narkoba.
3. Pemukiman dan Infrastruktur
Didampingi Asisten II, Bupati juga menemui Direktur Kawasan Pemukiman Ditjen Cipta Karya, Ir. Fitra Nur, M.Si, guna mengawal revisi usulan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P).
4. Tegur Kinerja ASN Terkait Akurasi Data Bencana
Sebelum bertolak melakukan lobi ke Jakarta, Bupati Sibral Malasyi memimpin apel gabungan dan memberikan teguran keras kepada Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Pidie Jaya. Beliau menuntut agar seluruh jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bekerja cepat dan akurat dalam merampungkan verifikasi data kebutuhan masyarakat terdampak banjir sebelum sistem pelaporan ke pusat ditutup resmi.
Langkah agresif Bupati Sibral Malasyi ke pemerintah pusat ini diharapkan dapat segera terealisasi guna memulihkan produktivitas lahan sawah, membenahi fasilitas publik, dan membangkitkan kembali taraf ekonomi masyarakat Pidie Jaya.












