Pemerintah Aceh

Gebrakan Baru M. Nasir di Dinas Arpus Aceh: Dari Penataan Arsip Daerah hingga Workshop Kreatif Pemuda

9
×

Gebrakan Baru M. Nasir di Dinas Arpus Aceh: Dari Penataan Arsip Daerah hingga Workshop Kreatif Pemuda

Sebarkan artikel ini

Banda Aceh – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Aceh (Arpus), M. Nasir, S.IP., MPA, terus bergerak aktif memimpin berbagai program strategis dalam rangka penguatan literasi dan penyelamatan memori kolektif daerah setelah resmi dilantik memimpin instansi tersebut.

Berikut mengenai rangkaian kegiatan, gebrakan, dan kontribusi nyata M. Nasir di Dinas Arpus Aceh:

1. Dukung Penuh Ajang Aceh Documentary Competition (ADC) 2026

M. Nasir menegaskan komitmennya untuk memperluas definisi literasi di kalangan generasi muda, tidak hanya melalui media tulisan tetapi juga melalui audio-visual.•

Wadah Kreativitas & Budaya: Dinas Arpus Aceh memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Aceh Documentary Competition 2026. Ajang ini menghadirkan berbagai kegiatan edukatif seperti Workshop Sinema Rakyat, pemutaran film melalui Layar Alternatif, hingga Bazar Kreatif.

– Penguatan Literasi Modern: Ia berharap kompetisi ini dapat memicu semangat para kreator lokal untuk mendokumentasikan kearifan lokal, sejarah, serta nilai sosial kemasyarakatan Aceh agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

2. Gencarkan Kegiatan Bedah Buku untuk Generasi Muda

Guna merangsang minat baca dan daya kritis pemuda, M. Nasir membuka langsung kegiatan Bedah Buku Koleksi Perpustakaan Daerah di Banda Aceh.

– Dorong Budaya Menulis: Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak para peserta tidak hanya menjadi pembaca yang pasif, melainkan aktif menulis untuk menuangkan gagasan orisinal mereka.

– Optimalisasi Fasilitas Perpustakaan: Kegiatan ini juga difungsikan sebagai sarana untuk memperkenalkan kekayaan koleksi literatur yang dimiliki oleh Perpustakaan Daerah kepada publik luas.

3. Percepat Identifikasi dan Penataan Arsip ke SKPA

Di sektor kearsipan, M. Nasir menginstruksikan tim Dinas Arpus Aceh untuk terus melakukan pendampingan intensif terkait identifikasi dan penataan arsip di seluruh Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA). Langkah ini krusial untuk memastikan tata kelola administrasi pemerintahan yang akuntabel, sekaligus menyelamatkan dokumen-dokumen penting bernilai sejarah milik Pemerintah Provinsi Aceh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *