Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, mengapresiasi jajaran Polresta Banda Aceh yang mengamankan dua pria yang diduga terlibat dalam pencurian meteran air milik warga Gampong Beurawe, Kecamatan Kuta Alam.
Menurut Illiza, langkah kepolisian tersebut diharapkan dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat Kota Banda Aceh.
“Kami mengapresiasi kinerja Polresta Banda Aceh yang telah berhasil menangkap pelaku yang diduga terlibat dalam pencurian meteran air milik warga. Tindakan ini telah membuat warga Banda Aceh resah, dan kami berharap kejadian serupa tidak terulang kembali,” ujar Illiza.
Ia mengatakan, penanganan kasus tersebut merupakan salah satu bentuk upaya kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
“Kami sangat menghargai upaya kepolisian dalam menjaga ketertiban dan memberikan rasa nyaman kepada warga Kota Banda Aceh,” tambahnya.
Sebelumnya, Unit V Jatanras Satreskrim Polresta Banda Aceh mengamankan dua pria yang diduga terlibat dalam pencurian meteran air milik warga di Gampong Beurawe.
Kedua pria tersebut masing-masing berinisial SA (30), warga Aceh Selatan, dan FM (24), warga Pidie.
Keduanya diamankan tim opsnal Jatanras di kawasan tepi kali, Kecamatan Baiturrahman, Banda Aceh, pada Minggu (27/9/2026) sekitar pukul 01.00 WIB.
Dalam pemeriksaan awal, kedua terduga pelaku mengaku telah melakukan pencurian meteran air di 13 lokasi berbeda. Namun, pengakuan tersebut masih didalami penyidik untuk memastikan lokasi, waktu, serta keterlibatan masing-masing dalam dugaan tindak pidana tersebut.
Polisi juga masih mengembangkan penyelidikan untuk mengungkap kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.
Sementara itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap aktivitas mencurigakan di lingkungan masing-masing dan segera melaporkannya kepada pihak berwenang.












