Banda Aceh – Tekanan fiskal daerah menjadi perhatian utama dalam Rapat Kerja Komisariat Wilayah I Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) 2026 yang digelar di Banda Aceh, Selasa (21/4/2026).
Dalam forum tersebut, para kepala daerah membahas semakin terbatasnya ruang fiskal pemerintah kota di tengah meningkatnya kebutuhan belanja publik. Kondisi ini dinilai menuntut adanya langkah adaptif dalam pengelolaan keuangan daerah.
Sejumlah peserta menyoroti pentingnya inovasi dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD), efisiensi anggaran, serta pemanfaatan teknologi dalam memperkuat tata kelola keuangan pemerintah kota.
Forum APEKSI ini juga menekankan bahwa tantangan fiskal tidak dapat dihadapi secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi antar daerah serta dukungan kebijakan yang lebih responsif.
Selain itu, penguatan kapasitas fiskal dianggap menjadi kunci untuk menjaga keberlanjutan program pembangunan dan kualitas pelayanan publik di tengah dinamika ekonomi nasional.
Raker Komwil I APEKSI di Banda Aceh diharapkan melahirkan rekomendasi strategis yang dapat menjadi acuan bagi pemerintah kota dalam memperkuat ketahanan fiskal daerah ke depan.












