KeagamaanPemko Banda Aceh

Kajian Hanan Attaki di Banda Aceh Hidupkan Semangat Haji Sejak Dini

2
×

Kajian Hanan Attaki di Banda Aceh Hidupkan Semangat Haji Sejak Dini

Sebarkan artikel ini

Banda Aceh — Malam itu, Masjid Oman Al Makmur dipenuhi lautan jamaah. Usai salat Isya, ratusan warga dari berbagai kalangan—terutama generasi muda—hadir dalam satu semangat yang sama: memperkuat niat dan ikhtiar menuju Tanah Suci.

Kajian akbar bertajuk “Banda Aceh Berhaji” ini menjadi bagian dari rangkaian HUT ke-821 Kota Banda Aceh, sekaligus gerakan kolaboratif antara Pemerintah Kota Banda Aceh dan Bank Syariah Indonesia untuk mendorong kesiapan masyarakat dalam menunaikan ibadah haji.

Wakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut menilai, program ini bukan sekadar seremoni keagamaan, melainkan langkah konkret dalam membangun kesadaran umat.

“Banda Aceh Berhaji adalah gerakan. Kita ingin masyarakat tidak hanya memiliki niat, tetapi juga mulai merencanakan dengan matang, baik dari sisi finansial maupun spiritual,” ujarnya.

Ia melihat antusiasme jamaah sebagai tanda positif meningkatnya kesadaran berhaji di tengah masyarakat. Terlebih, realitas masa tunggu haji yang panjang menuntut kesiapan sejak dini.

Data yang disampaikan pihak Bank Syariah Indonesia menunjukkan bahwa jumlah antrean haji di Indonesia telah mencapai jutaan orang, dengan masa tunggu hingga puluhan tahun. Di Banda Aceh sendiri, ribuan warga telah masuk dalam daftar tunggu.

Karena itu, Afdhal mengajak generasi muda untuk mulai menata prioritas hidup, termasuk merencanakan ibadah haji sejak awal.

“Kalau harus memilih, mulailah dari haji. Insya Allah, dari situ Allah akan mudahkan jalan hidup kita,” katanya.

Dari sisi perbankan, Deputi BSI Aceh Saiful Musadi menegaskan bahwa pihaknya hadir tidak hanya sebagai lembaga keuangan, tetapi juga sebagai mitra dalam perjalanan spiritual masyarakat.

Melalui program ini, BSI menghadirkan edukasi sekaligus solusi praktis, mulai dari perencanaan keuangan hingga proses pendaftaran haji.

Puncak suasana malam itu hadir saat Hanan Attaki menyampaikan tausiah. Dengan gaya khas yang ringan dan dekat dengan anak muda, ia mengajak jamaah untuk berani melangkah.

Mengangkat tema “Gak Cuma Niat, tapi Mulai Ikhtiar ke Tanah Suci”, Hanan menekankan bahwa perjalanan menuju Baitullah dimulai dari keputusan kecil hari ini—niat yang diikuti tindakan nyata.

Pesan tersebut seolah menjadi benang merah dari keseluruhan kegiatan: bahwa haji bukan sekadar impian yang ditunda, tetapi perjalanan yang bisa mulai dipersiapkan sejak sekarang.

Melalui “Banda Aceh Berhaji”, Pemerintah Kota Banda Aceh berupaya membangun masyarakat yang tidak hanya kuat secara ekonomi, tetapi juga matang secara spiritual—menjadikan momentum hari jadi kota sebagai titik awal gerakan perubahan yang lebih luas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *