Pemerintah Aceh

APEKSI 2026 di Banda Aceh, Mendagri dan Wagub Bahas Tantangan Urbanisasi dan Tata Kota Modern

2
×

APEKSI 2026 di Banda Aceh, Mendagri dan Wagub Bahas Tantangan Urbanisasi dan Tata Kota Modern

Sebarkan artikel ini
Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, saat mendampingi Menteri Dalam Negeri RI, Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, MA, Ph.D, menghadiri Rapat Kerja Komisariat Wilayah I (Raker Komwil I) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI), di Hotel Kyriad Muraya, Banda Aceh, Senin (20/4/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Banda Aceh – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menyambut kedatangan Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, dalam rangka menghadiri Rapat Kerja Komisariat Wilayah I Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh IndonesiaTahun 2026 di Banda Aceh, Senin (20/4/2026).

Kegiatan ini menjadi forum strategis bagi pemerintah kota untuk membahas berbagai isu krusial, khususnya terkait tata kelola perkotaan, peningkatan kapasitas fiskal daerah, serta penguatan kolaborasi antar wilayah di tengah dinamika pembangunan saat ini.

Dalam arahannya, Mendagri Tito Karnavian menyoroti tantangan urbanisasi yang terus meningkat di Indonesia. Ia menyebutkan bahwa pertumbuhan penduduk di kawasan perkotaan harus diimbangi dengan perencanaan tata ruang yang matang agar tidak menimbulkan persoalan baru, seperti kemacetan, kawasan kumuh, hingga menurunnya kualitas lingkungan.

“Tata kota harus dirancang secara berkelanjutan dengan memperhatikan keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan kualitas lingkungan hidup,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya penyediaan ruang terbuka hijau, infrastruktur ramah pejalan kaki, serta sistem transportasi yang terintegrasi sebagai bagian dari pembangunan kota modern.

Selain itu, Mendagri mengingatkan kepala daerah untuk menjaga tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel. Penguatan fiskal daerah, menurutnya, menjadi faktor penting dalam mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

Sementara itu, Wagub Aceh Fadhlullah menyampaikan bahwa forum APEKSI merupakan momentum penting untuk memperkuat sinergi antar pemerintah kota, khususnya dalam menghadapi tantangan global dan perubahan ekonomi.

Ia menilai, kolaborasi lintas daerah dapat mempercepat pertukaran inovasi dan praktik terbaik dalam pembangunan kota, termasuk dalam pengembangan ekonomi lokal dan peningkatan pelayanan publik.

“Kita harus memperkuat kerja sama antar daerah agar mampu menghadirkan solusi yang inovatif dan adaptif terhadap tantangan zaman,” kata Fadhlullah.

Dalam rangkaian kegiatan tersebut, juga dilakukan berbagai agenda pendukung, termasuk diskusi antar kepala daerah serta penyerahan bantuan antar daerah sebagai bentuk solidaritas dan kepedulian terhadap wilayah yang membutuhkan.

Usai mengikuti kegiatan APEKSI, Mendagri bersama Wagub Aceh melanjutkan agenda dengan mengunjungi Masjid Raya Baiturrahman. Dalam kunjungan tersebut, Mendagri menyerahkan bantuan operasional untuk mendukung aktivitas pelayanan di masjid yang menjadi ikon kebanggaan masyarakat Aceh itu.

Melalui pelaksanaan APEKSI 2026, diharapkan lahir berbagai rekomendasi kebijakan yang mampu memperkuat pembangunan perkotaan yang inklusif, berkelanjutan, serta berdaya saing di tingkat nasional.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *