Aceh Barat

Dekranasda Aceh Barat Ajak Pelajar Woyla Kreatif Lewat Kerajinan Lokal

1
×

Dekranasda Aceh Barat Ajak Pelajar Woyla Kreatif Lewat Kerajinan Lokal

Sebarkan artikel ini
Pelajar dan jajaran Dekranasda Aceh Barat berfoto bersama usai kegiatan edukasi kerajinan lokal di Woyla, Senin (20/4/2026). Foto: Dok. Pemkab Aceh Barat

Aceh Barat – Kreativitas pelajar di Kecamatan Woyla terus diasah melalui program “Dekranasda Masuk Sekolah” yang digagas Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Aceh Barat. Program ini menjadi langkah nyata dalam mengenalkan sekaligus mengembangkan potensi kerajinan lokal di kalangan generasi muda.

Kegiatan yang berlangsung di wilayah Woyla ini menghadirkan pengalaman belajar berbeda bagi para siswa. Mereka tidak hanya menerima materi di dalam kelas, tetapi juga langsung mempraktikkan pembuatan kerajinan tradisional khas Aceh.

Ketua Dekranasda Aceh Barat, Ny. Afrinda Novalia, dalam sambutannya menekankan bahwa pelajar memiliki peran penting dalam menjaga sekaligus mengembangkan warisan budaya daerah. Ia mengajak para siswa untuk tidak hanya menjadi penikmat, tetapi juga pelaku kreatif yang mampu menciptakan produk bernilai ekonomi.

“Kerajinan lokal harus terus hidup dan berkembang. Di tangan generasi muda, kita harapkan muncul inovasi baru yang tetap berakar pada budaya,” ujarnya.

Dalam sesi praktik, para pelajar diajarkan merangkai daun sirih menjadi berbagai bentuk menarik. Salah satu yang menjadi perhatian adalah kreasi berbentuk Kupiah Teuku Umar, simbol budaya Aceh yang sarat makna historis.

Kegiatan ini tidak hanya melatih keterampilan tangan, tetapi juga menanamkan nilai budaya dan rasa bangga terhadap identitas daerah. Para siswa terlihat antusias mengikuti setiap tahapan, mulai dari mengenal bahan hingga proses penyusunan.

Interaksi aktif antara siswa dan instruktur membuat suasana kegiatan semakin hidup. Banyak peserta yang mencoba berkreasi dengan bentuk lain, menunjukkan potensi kreativitas yang besar di kalangan pelajar.

Melalui program ini, Dekranasda Aceh Barat berharap dapat menciptakan generasi muda yang kreatif, mandiri, serta mampu melihat peluang ekonomi dari potensi lokal yang ada di daerahnya.

Ke depan, kegiatan serupa direncanakan akan terus diperluas ke berbagai sekolah lain di Aceh Barat sebagai upaya berkelanjutan dalam membangun ekosistem ekonomi kreatif berbasis budaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *