Pemerintah Aceh

Wali Nanggroe Aceh Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Singapura, Fokus Pendidikan dan Investasi

2
×

Wali Nanggroe Aceh Jajaki Kerja Sama Strategis dengan Singapura, Fokus Pendidikan dan Investasi

Sebarkan artikel ini
Wali Nanggroe Aceh Teungku Malik Mahmud Al-Haythar bertemu dengan Konsul Jenderal Republik Singapura Dr. Edmund Chia untuk menjajaki kerja sama strategis di bidang pendidikan, investasi, infrastruktur, ekonomi, dan pariwisata di Medan, Rabu (14/10/2026). Foto: Dok. Ist

Medan – Wali Nanggroe Aceh, Teungku Malik Mahmud Al-Haythar, menjajaki kerja sama strategis dengan Pemerintah Singapura di sejumlah sektor, mulai dari pendidikan, investasi, pembangunan ekonomi, infrastruktur hingga pariwisata.

Upaya tersebut ditandai dengan pertemuan bilateral bersama Konsul Jenderal Republik Singapura, Dr. Edmund Chia, di Kantor Konsulat Jenderal Singapura di Medan, Sumatera Utara, Rabu (14/10/2026).

Kepala Bagian Kerja Sama dan Humas Wali Nanggroe, Zulfikar Idris, mengatakan pertemuan itu menjadi momentum untuk menindaklanjuti hubungan historis kedua pihak melalui program kolaborasi yang lebih konkret.

Menurutnya, kerja sama yang dijajaki diharapkan dapat mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM), mendorong investasi, serta memperkuat pembangunan ekonomi dan infrastruktur di Aceh.

Wali Nanggroe menegaskan bahwa Aceh berfokus pada langkah-langkah implementatif untuk mendorong kemajuan daerah. Di sektor pendidikan, salah satu sasaran yang ingin dicapai adalah peningkatan kualitas SDM Aceh.

Sementara itu, di bidang ekonomi dan infrastruktur, Aceh berupaya mempelajari pengalaman Singapura dalam membangun perekonomian dan mengembangkan infrastruktur.

“Kita dapat belajar dari Singapura mengenai bagaimana membangun ekonomi dan infrastruktur. Jika memungkinkan, kita juga dapat meminta dukungan tenaga ahli dari Singapura untuk membantu proses pembangunan di Aceh secara langsung,” ujar Wali Nanggroe.

Selain pendidikan dan infrastruktur, penjajakan kerja sama juga mencakup pengembangan sektor pariwisata. Pengalaman Singapura dalam mengelola destinasi wisata internasional dinilai dapat menjadi referensi untuk memperkuat tata kelola pariwisata Aceh, meningkatkan daya tarik destinasi, serta membuka peluang investasi baru yang dapat memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Konsul Jenderal Singapura, Dr. Edmund Chia, menyambut positif komitmen Aceh untuk menjajaki kerja sama tersebut. Ia menyebut pertemuan itu sebagai kesempatan untuk memetakan peluang kolaborasi yang saling menguntungkan, terutama di bidang pariwisata, investasi, dan pendidikan.

Dalam pertemuan tersebut, Wali Nanggroe turut didampingi delegasi yang terdiri atas Staf Khusus Bidang Diplomasi dan Kerja Sama Internasional, Dr. Mohammad Raviq; Kepala Seksi Pengembangan Promosi Investasi DPMPTSP Aceh, Abel Muhammad Agung, M.Sc.; serta akademisi asal Aceh, Mohammad Adzannie Bessania.

Penjajakan ini diharapkan menjadi langkah awal untuk mengembangkan peluang kerja sama antara Aceh dan Singapura di berbagai sektor strategis.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *