Jakarta – Wakil Gubernur Aceh, H. Fadhlullah, S.E. atau yang akrab disapa Dek Fadh, bersama ulama kharismatik Aceh sekaligus Imam Besar Masjid Raya Baiturrahman, Tgk. H. Muhammad Ali atau Abu Paya Pasi, melakukan silaturahmi dan audiensi dengan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan RI, Jenderal TNI (Purn.) Prof. Dr. Dudung Abdurachman, S.E., M.M., M.H., di Kantor Kemenko Polkam RI, Jakarta, Selasa (13/10/2026).
Pertemuan tersebut turut dihadiri Ketua DPRA Zulfadhli, A.Md., Bupati Aceh Tengah Drs. Haili Yoga, M.Si., Ketua Komisi I DPRA Tgk. H. Muharuddin, S.Sos.I., M.M., serta Asisten Pemerintahan, Keistimewaan Aceh, dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Aceh, Drs. Syakir, M.Si., bersama sejumlah pejabat Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) terkait.
Silaturahmi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi antara Pemerintah Aceh dan pemerintah pusat, sekaligus mempererat hubungan kelembagaan dalam mengawal berbagai kepentingan dan aspirasi masyarakat Aceh di tingkat nasional.
Kehadiran unsur pemerintah daerah, pimpinan legislatif, kepala daerah, dan ulama dalam pertemuan tersebut mencerminkan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mendukung pembangunan dan menjaga stabilitas daerah.
Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, menegaskan bahwa komunikasi yang baik dengan pemerintah pusat merupakan salah satu faktor penting dalam mendorong pembangunan daerah serta memastikan aspirasi masyarakat Aceh mendapat perhatian.
“Bagi kami, membangun Aceh membutuhkan komunikasi, kebersamaan, dan sinergi yang kuat dengan pemerintah pusat. Kami ingin hubungan yang baik ini terus terjaga sehingga berbagai kebutuhan dan aspirasi masyarakat Aceh dapat diperjuangkan bersama,” ujar Dek Fadh.
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRA, dan berbagai unsur masyarakat, termasuk ulama, memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas serta mendukung pembangunan Aceh yang berkelanjutan.
Kehadiran Abu Paya Pasi dalam pertemuan tersebut juga menegaskan pentingnya peran ulama dalam kehidupan masyarakat Aceh. Sinergi antara umara dan ulama diharapkan dapat terus menjadi landasan dalam menjaga keharmonisan, memperkuat persatuan, dan mendukung kemajuan daerah.
Pemerintah Aceh berkomitmen untuk terus membangun komunikasi dan kerja sama dengan pemerintah pusat agar berbagai agenda strategis daerah dapat dikawal secara berkesinambungan demi mewujudkan Aceh yang semakin maju, stabil, dan sejahtera.












