Banda AcehNasional

Raker Komwil I APEKSI 2026 di Banda Aceh Berlangsung 4 Hari, Ini Agenda Lengkapnya

1
×

Raker Komwil I APEKSI 2026 di Banda Aceh Berlangsung 4 Hari, Ini Agenda Lengkapnya

Sebarkan artikel ini
Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, bersama panitia pelaksana saat konferensi pers Raker Komwil I APEKSI 2026 di Banda Aceh, Minggu (19/04/2026). Foto: Dok. Diskominfo Kota Banda Aceh

Banda Aceh – Kota Banda Aceh resmi menjadi tuan rumah pelaksanaan Rapat Kerja Komisariat Wilayah (Raker Komwil) I Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) tahun 2026 yang berlangsung selama empat hari, mulai 19 hingga 22 April 2026.

Kegiatan ini diikuti oleh 21 kota anggota APEKSI Wilayah I dengan agenda yang telah disusun secara berjenjang, mulai dari kegiatan seremonial hingga forum pembahasan strategis antar pemerintah kota.

Rangkaian kegiatan diawali dengan welcome dinner yang menjadi ajang silaturahmi antar kepala daerah dan delegasi sebelum memasuki agenda utama raker.

Pada hari berikutnya, para peserta mengikuti Raker Komwil I APEKSI yang membahas berbagai isu strategis perkotaan, termasuk penguatan fiskal daerah dan kolaborasi antar kota dalam menghadapi tantangan pembangunan.

Selain agenda utama, peserta juga dijadwalkan mengikuti city tour ke sejumlah destinasi bersejarah di Banda Aceh seperti Museum Tsunami Aceh, Museum Aceh, dan PLTD Apung sebagai bagian dari pengenalan sejarah dan budaya lokal.

Kegiatan juga dirangkai dengan city expo di kawasan Blang Padang, yang menampilkan potensi daerah dari masing-masing kota anggota APEKSI, serta kegiatan pendukung lainnya yang melibatkan unsur pendamping kepala daerah.

Pada hari ketiga, agenda dilanjutkan dengan kegiatan lingkungan berupa penanaman pohon di Taman Hutan Kota Gampong Tibang, serta kunjungan kebencanaan ke Pidie Jaya sebagai pembelajaran mitigasi bencana bagi para peserta.

Sementara itu, rangkaian kegiatan akan ditutup dengan Banda Aceh Academy (BAA) Talks, yang menghadirkan sejumlah narasumber nasional termasuk Menteri Dalam Negeri, dengan pembahasan seputar penguatan kepemimpinan dan tata kelola pemerintahan daerah.

Pemerintah Kota Banda Aceh berharap seluruh rangkaian kegiatan ini tidak hanya menjadi forum formal, tetapi juga memperkuat jejaring kerja sama antar kota di Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *