Pemkab Aceh Barat

Bupati Tarmizi Rotasi Jabatan, Tiga Plt Strategis Resmi Ditunjuk di Aceh Barat

7
×

Bupati Tarmizi Rotasi Jabatan, Tiga Plt Strategis Resmi Ditunjuk di Aceh Barat

Sebarkan artikel ini
Bupati Aceh Barat menyerahkan SK Plt kepada tiga pejabat strategis di Pendopo Bupati Aceh Barat, Rabu (1/4/2026). Foto: Dok. Pemkab Aceh Barat

Meulaboh – Bupati Aceh Barat, Tarmizi, SP, MM, secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pelaksana Tugas (Plt) untuk tiga jabatan strategis di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, Rabu (1/4/2026).

Penunjukan tersebut meliputi Tarfin, S.Sos sebagai Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan, Hendra Saputra, S.Pd sebagai Plt Sekretaris Dinas Dayah, serta Safran Jauhari, SE sebagai Plt Sekretaris Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKD).

Prosesi penyerahan SK berlangsung di Pendopo Bupati Aceh Barat dan turut dihadiri oleh Asisten Administrasi Umum serta sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK).

Dalam sambutannya, Bupati Tarmizi menyampaikan apresiasi kepada pejabat sebelumnya atas dedikasi dan kinerja yang telah diberikan. Ia menegaskan bahwa pejabat yang baru ditunjuk harus mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan disiplin.

“Tantangan ke depan semakin besar, baik dari sisi keterbatasan anggaran maupun tuntutan pelayanan publik yang semakin kompleks. Kita harus bekerja lebih efisien dan kreatif,” ujar Tarmizi.

Ia juga menyinggung kebijakan nasional terkait pembatasan belanja pegawai yang tidak boleh melebihi 30 persen dari total anggaran, sehingga pemerintah daerah dituntut untuk lebih cermat dalam mengelola keuangan.

Selain itu, Bupati turut menyoroti isu penyesuaian formasi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) yang saat ini menjadi perhatian banyak daerah, termasuk Aceh Barat. Menurutnya, kebijakan tersebut harus disikapi dengan bijak agar tidak membebani keuangan daerah.

Dalam arahannya, Tarmizi memberikan penekanan khusus kepada Plt Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan untuk mendorong hilirisasi produk perikanan sebagai upaya meningkatkan nilai tambah ekonomi masyarakat pesisir.

“Potensi perikanan kita sangat besar, tetapi harus diolah agar memiliki nilai tambah. Hilirisasi ini penting untuk membuka lapangan kerja dan meningkatkan pendapatan masyarakat,” tegasnya.

Di sektor keagamaan, Bupati juga meminta agar program Dayah dikembangkan secara lebih terpadu, tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, tetapi juga kegiatan yang memperkuat jaringan dan identitas keagamaan, seperti festival dan lomba keilmuan antar-dayah.

Sementara itu, kepada Plt Sekretaris BPKD, Tarmizi menekankan pentingnya strategi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui inovasi tanpa membebani masyarakat.

“PAD harus meningkat, tetapi jangan sampai menyulitkan masyarakat. Kita butuh terobosan yang cerdas dan berpihak pada rakyat,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Bupati berharap para pejabat yang ditunjuk dapat segera beradaptasi dan bekerja cepat demi kemajuan daerah.

“Ini bukan sekadar tugas, tetapi pengabdian. Dengan kerja sungguh-sungguh, kita bisa membawa Aceh Barat terus maju,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *