TNI - Polri

Kodim 0108/Agara dan Warga Bersihkan Lahan Calon Pembangunan Jembatan Gantung di Desa Rambung Jaya, Aceh Tenggara

2
×

Kodim 0108/Agara dan Warga Bersihkan Lahan Calon Pembangunan Jembatan Gantung di Desa Rambung Jaya, Aceh Tenggara

Sebarkan artikel ini
Babinsa Satgas Jembatan Gantung Serda Dedi Sabara bersama warga bergotong royong membersihkan lahan yang akan menjadi lokasi pembangunan jembatan gantung di Desa Rambung Jaya, Kecamatan Darul Hasanah, Aceh Tenggara, Senin (14/9/2026). Foto: Dok. Ist

Kutacane – Dalam rangka mendukung percepatan pembangunan infrastruktur serta meningkatkan akses dan konektivitas masyarakat di wilayah pedesaan, Babinsa yang tergabung dalam Satgas Jembatan Gantung bersama warga melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan lahan yang akan menjadi lokasi pembangunan jembatan gantung di Desa Rambung Jaya, Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara, Senin (14/09/2026).

Kegiatan pembersihan lahan tersebut menjadi salah satu tahapan awal dalam rangka mempersiapkan lokasi sebelum pelaksanaan pembangunan jembatan gantung dimulai. Persiapan dilakukan dengan membersihkan berbagai tumbuhan liar, semak belukar, sampah, serta benda-benda lain yang berpotensi menghambat proses pekerjaan di sekitar lokasi pembangunan.

Sejak pagi hari, Babinsa bersama masyarakat terlihat bahu-membahu melaksanakan pembersihan dan penataan area calon pembangunan jembatan. Dengan menggunakan peralatan sederhana yang tersedia, warga dan personel TNI bekerja secara bersama-sama membersihkan semak, memotong tumbuhan liar, mengumpulkan sampah, serta merapikan akses menuju lokasi pembangunan.

Kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan untuk mempersiapkan lahan secara fisik, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun kebersamaan antara TNI dan masyarakat. Antusiasme warga dalam mengikuti kegiatan gotong royong menunjukkan adanya dukungan dan kepedulian masyarakat terhadap rencana pembangunan jembatan gantung yang diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kehidupan warga Desa Rambung Jaya dan masyarakat di sekitarnya.

Babinsa yang tergabung dalam Satgas Jembatan Gantung, Serda Dedi Sabara, mengatakan bahwa pembersihan lahan merupakan langkah awal yang perlu dilakukan agar lokasi pembangunan berada dalam kondisi yang lebih siap dan tertata.

“Pembersihan lahan ini merupakan bagian dari persiapan awal sebelum pembangunan jembatan gantung dilaksanakan. Kami bersama masyarakat berupaya menyiapkan lokasi sebaik mungkin agar tahapan pembangunan nantinya dapat berjalan dengan aman, tertib dan lancar. Yang tidak kalah penting, kegiatan ini juga menjadi sarana untuk membangun kebersamaan dan menumbuhkan rasa memiliki masyarakat terhadap pembangunan di wilayahnya,” ujar Serda Dedi Sabara.

Menurutnya, keterlibatan masyarakat dalam mendukung pembangunan infrastruktur di desa sangat penting. Selain membantu mempercepat pekerjaan persiapan, kegiatan gotong royong juga menjadi wadah untuk mempererat komunikasi dan hubungan antara Babinsa dengan warga di wilayah binaan.

“Pembangunan akan lebih baik apabila mendapat dukungan dari masyarakat. Karena itu, kami mengajak warga untuk bersama-sama mendukung setiap tahapan pembangunan, menjaga lingkungan sekitar lokasi, serta nantinya ikut merawat fasilitas yang telah dibangun agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,” tambahnya.

Rencana pembangunan jembatan gantung tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap aktivitas masyarakat Desa Rambung Jaya. Keberadaan jembatan nantinya diharapkan mampu menjadi akses penghubung yang lebih mudah dan aman bagi warga dalam menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.

Selain menunjang mobilitas masyarakat, pembangunan jembatan juga diharapkan dapat memberikan kemudahan bagi warga dalam mengakses berbagai fasilitas dan mendukung kegiatan sosial maupun perekonomian masyarakat. Akses transportasi dan penghubung yang lebih baik menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran aktivitas masyarakat, terutama bagi warga yang tinggal di wilayah pedesaan.

Dalam kegiatan gotong royong tersebut, masyarakat menunjukkan semangat dan antusiasme yang tinggi. Warga secara sukarela mengambil bagian dalam pekerjaan sesuai dengan kemampuan masing-masing. Sebagian warga membersihkan semak dan tumbuhan liar, sementara lainnya mengumpulkan material dan sampah serta merapikan area di sekitar lokasi yang akan digunakan sebagai tempat pembangunan.

Semangat kebersamaan yang terlihat dalam kegiatan tersebut menjadi bukti bahwa budaya gotong royong masih menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat. Pekerjaan yang dilakukan secara bersama-sama tidak hanya membuat pekerjaan menjadi lebih ringan, tetapi juga memperkuat rasa persaudaraan dan kepedulian terhadap kepentingan bersama.

Bagi Babinsa, kegiatan tersebut juga menjadi kesempatan untuk melaksanakan pembinaan teritorial melalui pendekatan langsung kepada masyarakat. Interaksi dan komunikasi yang terjalin selama kegiatan memungkinkan Babinsa mengetahui kondisi wilayah sekaligus menyerap berbagai aspirasi dan kebutuhan masyarakat.

Kehadiran Babinsa di tengah-tengah warga diharapkan dapat memberikan motivasi sekaligus memperkuat sinergi dalam mendukung berbagai program pembangunan yang dilaksanakan di wilayah. TNI melalui aparat kewilayahan senantiasa berupaya hadir dan membantu masyarakat sesuai dengan tugas dan kewenangannya, khususnya dalam mendukung terciptanya kondisi wilayah yang aman, nyaman dan mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Serda Dedi Sabara juga mengingatkan masyarakat agar tetap memperhatikan faktor keselamatan selama melaksanakan kegiatan di sekitar lokasi pembangunan. Kebersihan dan kondisi lingkungan di sekitar area pembangunan perlu terus dijaga sehingga setiap tahapan pekerjaan dapat berlangsung dengan baik.

“Harapan kita, seluruh proses pembangunan nantinya dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Jembatan ini bukan hanya sekadar sarana penghubung, tetapi diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan kemudahan akses dan mendukung aktivitas masyarakat Desa Rambung Jaya,” tuturnya.

Kegiatan pembersihan lahan tersebut sekaligus mencerminkan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Melalui kerja sama, komunikasi dan semangat gotong royong, Babinsa bersama masyarakat turut mengambil bagian dalam mempersiapkan pembangunan fasilitas yang nantinya diharapkan dapat memberikan manfaat bagi kepentingan masyarakat luas.

Dengan adanya dukungan dan partisipasi aktif dari masyarakat, diharapkan pembangunan jembatan gantung di Desa Rambung Jaya dapat terlaksana sesuai tahapan yang telah direncanakan. Keberadaan jembatan tersebut nantinya diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, mempermudah mobilitas warga, serta mendukung berbagai aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.

Semangat gotong royong yang ditunjukkan Babinsa bersama warga dalam mempersiapkan lokasi pembangunan menjadi langkah awal yang positif dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur yang bermanfaat dan berkelanjutan bagi masyarakat Desa Rambung Jaya, Kecamatan Darul Hasanah, Kabupaten Aceh Tenggara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *