Pendidikan

UIN Ar-Raniry Resmi Buka Program Studi Kedokteran, Pendaftaran Mahasiswa Dimulai

4
×

UIN Ar-Raniry Resmi Buka Program Studi Kedokteran, Pendaftaran Mahasiswa Dimulai

Sebarkan artikel ini
Rektor UIN Ar-Raniry Prof Dr Mujiburrahman MAg menerima SK izin operasional Program Studi Kedokteran Program Sarjana dan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Program Profesi. Foto: Dok. Ist

Banda Aceh – Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh resmi memperoleh izin pembukaan Program Studi Kedokteran Program Sarjana dan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Program Profesi.

Izin tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 962/B/O/2026 tentang Izin Pembukaan Program Studi Kedokteran Program Sarjana dan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Program Profesi pada UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

Keputusan itu ditetapkan di Jakarta pada 31 Agustus 2026 oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Khairul Munadi, atas nama Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Dengan terbitnya keputusan tersebut, UIN Ar-Raniry mendapat kewenangan untuk menyelenggarakan pendidikan kedokteran pada jenjang sarjana serta pendidikan profesi dokter. Kedua program tersebut dinyatakan telah memenuhi persyaratan minimum akreditasi.

Rektor UIN Ar-Raniry, Prof. Dr. Mujiburrahman, M.Ag., menyambut terbitnya izin tersebut sebagai babak baru dalam pengembangan pendidikan kedokteran di kampus tersebut.

“Alhamdulillah, atas kerja keras dan kerja cerdas seluruh komponen pimpinan dan sivitas akademika UIN Ar-Raniry, pada tanggal 31 Agustus, telah dikeluarkan SK izin operasional Program Studi Kedokteran Program Sarjana dan Program Studi Pendidikan Profesi Dokter Program Profesi,” kata Mujiburrahman.

Menurutnya, persiapan pembukaan Fakultas Kedokteran telah dilakukan sejak 2024. Proses tersebut melalui berbagai tahapan dan mendapat dukungan dari sejumlah kementerian terkait.

“Dengan keluarnya SK dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi ini, merupakan babak baru dalam proses jihad akademik yang kita lakukan di UIN Ar-Raniry,” ujarnya.

Mujiburrahman menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Agama, Kementerian Kesehatan, serta Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi yang telah mendukung proses pembukaan program pendidikan kedokteran di UIN Ar-Raniry.

Ia juga mengapresiasi seluruh tim persiapan Fakultas Kedokteran, mulai dari para dokter, dekan, ketua program studi, wakil rektor, para dekan, Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), hingga seluruh pihak yang terlibat dalam proses persiapan.

Setelah izin diterbitkan, UIN Ar-Raniry langsung membuka proses penerimaan mahasiswa baru untuk Program Studi Kedokteran.

Mujiburrahman mengajak masyarakat Aceh, khususnya calon mahasiswa yang berminat menempuh pendidikan kedokteran, untuk memanfaatkan kesempatan tersebut.

“Pendaftarannya kita buka mulai tanggal 31 Agustus 2026 selama satu minggu ke depan,” katanya.

Ia menjelaskan, proses penerimaan dilakukan dalam waktu relatif singkat karena tahun akademik telah memasuki September.

“Insyaallah pada semester ini mahasiswa Fakultas Kedokteran sudah mulai belajar di Kampus UIN Ar-Raniry,” ujarnya.

Pembukaan Program Studi Kedokteran tersebut menjadi bagian dari pengembangan UIN Ar-Raniry dalam memperluas bidang pendidikan sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam mencetak sumber daya manusia bidang kesehatan di Aceh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *