Banda Aceh – Pertandingan persahabatan mini soccer antara tim DPRK Banda Aceh dan DPRK Aceh Besar berlangsung seru di Lapangan Vamos Mini Soccer Lamcot, Aceh Besar, Senin (4/5/2026) malam.
Laga yang mempertemukan dua lembaga legislatif bertetangga ini berjalan dalam suasana penuh keakraban namun tetap kompetitif sejak menit awal.
Tim DPRK Banda Aceh yang diperkuat Ketua DPRK Irwansyah ST, kapten Aulia Rahman, Zidane Al Hafizh, dan Teuku Nanta Muda tampil dengan jersey hitam dan langsung mengambil inisiatif serangan.
Di sisi lain, DPRK Aceh Besar yang dipimpin Ketua DPRK Abdul Muchti juga tampil solid dengan mengenakan jersey biru muda. Sejumlah pemain seperti T Zulfikar, Maulana Akbar, Zulfikar Aziz, Rahmat Aulia, Mursalin, dan Darmansyah memberikan perlawanan ketat sepanjang laga.
Pertandingan ini juga disaksikan langsung oleh sejumlah anggota DPRK Banda Aceh yang hadir memberikan dukungan di pinggir lapangan, di antaranya Wakil Ketua DPRK Musriadi Aswad, Royes Ruslan, Arifin, Tanurman, dan Faisal Ridha.
Jalannya pertandingan berlangsung menarik dengan jual beli serangan dari kedua tim. DPRK Banda Aceh beberapa kali menciptakan peluang berbahaya, namun DPRK Aceh Besar juga tidak tinggal diam dan memberikan tekanan balik yang cukup menyulitkan.
Pertandingan akhirnya ditutup dengan kemenangan tipis DPRK Banda Aceh. Aulia Rahman tampil menonjol dengan mencetak dua gol, sementara Irwansyah ST memastikan kemenangan melalui gol di menit akhir pertandingan.
Gol penentu tersebut lahir dari kerja sama apik setelah Zidane Al Hafizh mengirimkan umpan matang yang diselesaikan dengan tendangan presisi oleh Irwansyah.
Meski berlangsung kompetitif, laga ini lebih menonjolkan nilai kebersamaan dan silaturahmi antarwakil rakyat dari dua daerah yang memiliki hubungan erat dalam pembangunan.
Ketua DPRK Banda Aceh, Irwansyah ST, menyebut pertandingan ini sebagai sarana mempererat komunikasi dan hubungan baik antarlegislatif.
Ia menegaskan bahwa sinergi antar daerah sangat penting untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan, sehingga kegiatan seperti ini perlu terus dilakukan.
Selain menjadi ajang olahraga, pertandingan ini juga menjadi ruang kebersamaan bagi para anggota dewan yang sebagian besar masih berusia muda untuk membangun kedekatan di luar aktivitas formal kedewanan.












