Banda Aceh – Pemerintah Kota Banda Aceh kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong percepatan pembangunan daerah dengan mempublikasikan lima paket proyek strategis prioritas kepada masyarakat.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya menghadirkan tata kelola pembangunan yang transparan, terukur, dan akuntabel, sekaligus memberikan gambaran kepada publik terkait arah kebijakan pembangunan yang sedang dan akan dilaksanakan.
Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (Kabag ULP) Sekretariat Daerah Kota Banda Aceh menyampaikan bahwa kelima proyek tersebut telah melalui proses perencanaan matang dan disusun berdasarkan skala prioritas kebutuhan daerah.
“Kelima paket proyek strategis ini diharapkan mampu memberikan dampak signifikan, baik dalam peningkatan kualitas pelayanan publik maupun dalam mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa seluruh tahapan pengadaan barang dan jasa akan dilaksanakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan mengedepankan prinsip transparansi, efisiensi, dan akuntabilitas.
Adapun lima paket proyek strategis yang diprioritaskan meliputi:
- Pembangunan Ruang Kelas Baru SD Negeri 61 Kota Banda Aceh (DOKA)
- Penataan Kawasan Jalan Tgk Chik Pante Kulu Tahap II (DOKA)
- Penataan Kawasan Lapangan SMEP Peunayong (DOKA)
- Peningkatan Jalan Kupula I Gampong Lambaro Skep, Jalan Tuan Dipulo Gampong Lamdingin, dan Jalan Beringin II Gampong Lampulo, Kecamatan Kuta Alam (DOKA)
- Pembangunan dan Penataan Taman Bustanussalatin oleh Dinas PUPR
Lebih lanjut, Kabag ULP mengajak seluruh pihak, termasuk masyarakat, untuk ikut mengawal pelaksanaan proyek tersebut agar berjalan sesuai rencana dan memberikan manfaat optimal.
Pemerintah Kota Banda Aceh berharap keterbukaan informasi ini dapat meningkatkan kepercayaan publik sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan kota yang lebih maju, modern, dan berkelanjutan.
Informasi lengkap terkait proyek strategis daerah tahun 2025 dapat diakses melalui portal SIRUP LKPP maupun situs resmi Pemerintah Kota Banda Aceh.












