Banda Aceh – Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Mujiburrahman melantik sejumlah pejabat dengan tugas tambahan untuk periode 2026–2030.
Sejumlah pejabat yang dilantik antara lain sekretaris Dewan Pengawas Badan Layanan Umum (Dewas BLU), koordinator pusat pengelolaan jurnal, ketua laboratorium dan penjaminan mutu fakultas, serta ketua dan sekretaris program studi.
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan itu berlangsung di Aula Gedung Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Fakultas Psikologi UIN Ar-Raniry, Jumat (9/10/2026). Prosesi dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara sumpah dan penandatanganan pakta integritas.
Hadir menjadi saksi, Kepala Biro Administrasi Umum Perencanaan dan Keuangan (AUPK) Hilmi dan Ketua Biro Administrasi Akademik Kemahasiswaan dan Kerjasama (AAKK) Iqbal. Turut hadir juga Ketua Senat UIN Ar-Raniry, para dekan dan direktur pascasarjana serta ketua lembaga.
Dalam amanatnya, Mujiburrahman meminta para pejabat meningkatkan kinerja, menjaga integritas, dan memperkuat layanan akademik. Ia menilai pengelolaan program studi menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong kemajuan universitas.
“Independensi, kinerja, dedikasi, dan pengabdian ketua serta sekretaris program studi menjadi ujung tombak dalam rangka pengembangan dan kemajuan universitas ke depan,” kata Mujiburrahman.
Ia meminta para pejabat segera berkoordinasi dengan pimpinan fakultas apabila menghadapi kendala dalam menjalankan tugas. Jika persoalan belum terselesaikan, koordinasi dapat dilanjutkan kepada kepala biro, wakil rektor, hingga rektor.
“Kita akan menyelesaikan seluruh persoalan di UIN Ar-Raniry secara bersama-sama. Bapak dan Ibu tidak sendiri dalam melaksanakan tugas di setiap lini yang telah diberi amanah oleh lembaga,” ujarnya.
Mujiburrahman juga mengingatkan para pengelola program studi agar mempersiapkan diri menghadapi proses reakreditasi. UIN Ar-Raniry dijadwalkan menjalani reakreditasi perguruan tinggi pada 2028 untuk mempertahankan predikat Unggul.
Menurut dia, lebih dari 60 persen program studi di kampus tersebut telah meraih predikat Unggul. Sejumlah program studi juga akan menghadapi reakreditasi pada 2027–2029.
“Kebersamaan, kekompakan, komitmen, dan perhatian untuk pengembangan program studi sangat kami harapkan,” kata dia.
Selain pengelolaan program studi, Mujiburrahman menyoroti pengembangan jurnal ilmiah, laboratorium, dan penjaminan mutu fakultas. Ia menyebut UIN Ar-Raniry memiliki lima jurnal yang terindeks Scopus Q1, selain jurnal-jurnal yang terakreditasi Sinta.
Ia berharap koordinator pusat pengelolaan jurnal yang baru dapat melanjutkan pengembangan publikasi ilmiah melalui koordinasi dengan pengelola sebelumnya. Kampus juga berencana memperkuat kelembagaan pusat pengelolaan jurnal agar memiliki tata kelola yang lebih mandiri.
Adapun penggabungan fungsi laboratorium dan penjaminan mutu fakultas menuntut pejabat terkait memastikan pengembangan fasilitas laboratorium berjalan seiring dengan upaya menjaga kualitas akademik.
Dalam kesempatan itu, Mujiburrahman mengapresiasi pejabat periode 2022–2026 atas dedikasi dan pengabdian mereka. Ia berharap pejabat baru menjalankan amanah sesuai sumpah jabatan dan berkontribusi terhadap peningkatan mutu layanan serta pengembangan akademik UIN Ar-Raniry.












