Banda Aceh — Kantor Bersama UPTD Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) Banda Aceh atau yang dikenal dengan Samsat Batoh terus bergerak aktif memperkuat komitmen pelayanan publik yang transparan, tertib, dan efisien. Mengawali bulan Oktober, jajaran Samsat Banda Aceh menggencarkan optimalisasi pendapatan daerah sekaligus memperluas kemudahan pembayaran pajak bagi masyarakat.
Kepala UPTD Samsat Banda Aceh, Rahmat Syahreza, S.STP, memimpin langsung Rapat Penguatan Koordinasi dan Sinergi Antarinstansi di Sekretariat Pembina Samsat Aceh, Senin (5/10/2026). Pertemuan strategis yang dihadiri oleh jajaran Ditlantas Kepolisian, perwakilan Badan Pengelolaan Keuangan Aceh (BPKA), dan PT Jasa Raharja ini berfokus pada perumusan langkah taktis guna mendongkrak kualitas pelayanan wajib pajak kendaraan bermotor.
Perkuat Pengawasan dan Tolak Calo
Dalam upaya memberikan kepastian hukum dan kenyamanan, Rahmat Syahreza menegaskan bahwa seluruh rantai administrasi di Samsat Batoh berjalan secara terbuka dan bersih. Ia mengimbau keras agar masyarakat memanfaatkan jalur resmi serta loket pembayaran langsung yang tersedia di kantor Samsat untuk menghindari praktik percaloan. Petugas di lapangan pun diinstruksikan memperketat pengawasan di area pelayanan demi menjaga transparansi.
Genjot Inovasi Layanan “Konsiasat” dan Samsat Keliling
Untuk memecah antrean dan memberi kenyamanan ekstra bagi warga, Kantor Bersama Samsat Banda Aceh menggalakkan dua program jemput bola, yakni Samsat Keliling dan program edukasi digital bertajuk KONSIASAT.
Melalui program KONSIASAT, petugas memberikan bimbingan langsung di tempat kepada masyarakat mengenai metode pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tahunan secara digital. Langkah ini diharapkan dapat membiasakan masyarakat bertransaksi mandiri secara daring kapan saja melalui kanal resmi yang telah terintegrasi, seperti Bank Aceh Syariah, PT Pos Indonesia, aplikasi POSPay, maupun aplikasi nasional SIGNAL.
Di samping itu, fasilitas fisik di kantor utama Samsat Batoh kini kian representatif dengan tersedianya jalur Drive Thru khusus pembayaran PKB tahunan yang hanya memakan waktu 3 menit, sistem antrean online berbasis WhatsApp, loket prioritas bagi kelompok disabilitas/lansia, hingga perluasan jangkauan ruang layanan yang terkoneksi langsung di Mal Pelayanan Publik (MPP) Pasar Aceh.
Dengan serangkaian akselerasi layanan tatap muka dan digitalisasi ini, UPTD Samsat Banda Aceh optimis kolaborasi tiga pilar (Polri, BPKA, dan Jasa Raharja) mampu menciptakan iklim sadar pajak yang tinggi serta memberikan kepuasan optimal bagi warga Kota Banda Aceh.












