Aceh Besar – Ketua TP PKK Aceh, Marlina Muzakir atau Kak Na, menegaskan pentingnya peran arsitek dalam mendukung pembangunan Aceh, khususnya dalam konteks rehabilitasi dan rekonstruksi pascatsunami.
Menurutnya, pengalaman Aceh dalam menghadapi bencana besar telah menunjukkan bahwa pembangunan kembali tidak hanya membutuhkan sumber daya besar, tetapi juga perencanaan yang matang serta keterlibatan tenaga profesional di bidang perancangan dan konstruksi.
Kak Na menyampaikan apresiasi atas dedikasi para arsitek yang telah berkontribusi dalam menghadirkan hunian dan infrastruktur yang lebih layak serta memperhatikan aspek keselamatan masyarakat.
Ia menilai, kolaborasi antara pemerintah, tenaga ahli, dan masyarakat menjadi kunci dalam memastikan pembangunan berjalan lebih baik dan berkelanjutan, terutama di wilayah rawan bencana seperti Aceh.
Lebih lanjut, Kak Na juga menekankan bahwa pengalaman pascatsunami 2004 harus menjadi pelajaran penting dalam merancang pembangunan ke depan agar lebih tangguh terhadap risiko bencana.
Pemerintah Aceh, kata dia, akan terus mendorong sinergi dengan berbagai pihak profesional untuk memperkuat kualitas pembangunan di daerah.












