Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan TNI Angkatan Udara kini bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan dalam menjawab tantangan keamanan dan kemanusiaan di daerah.
Hal tersebut disampaikan Illiza saat menghadiri kegiatan Seulawah Dirgantara for Humanity dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 TNI Angkatan Udara, Jumat (10/4/2026), di Taman Bustanussalatin.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Banda Aceh Afdhal Khalilullah, Sekretaris Daerah Kota Banda Aceh Jalaluddin, unsur Forkopimda, jajaran TNI-Polri, serta masyarakat. Kehadiran lintas unsur ini mencerminkan kuatnya kolaborasi di Kota Banda Aceh.
Dalam sambutannya, Illiza menyampaikan bahwa peran TNI Angkatan Udara kini tidak hanya terbatas pada menjaga kedaulatan udara, tetapi juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan.
“TNI Angkatan Udara telah menjadi mitra strategis Pemerintah Kota Banda Aceh, baik dalam menjaga stabilitas keamanan, mendukung penanganan kebencanaan, maupun kegiatan sosial kemasyarakatan,” ujar Illiza.
Ia menegaskan bahwa kolaborasi tersebut harus terus diperkuat dan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, melainkan menjadi kekuatan nyata dalam menjawab kebutuhan masyarakat.
Menurutnya, sinergi yang terbangun juga menjadi fondasi penting dalam memperkuat ketahanan wilayah, meningkatkan kesiapsiagaan bencana, serta membentuk generasi muda yang disiplin dan berkarakter.
Pemerintah Kota Banda Aceh, lanjutnya, terus membuka ruang kolaborasi yang lebih luas bersama TNI AU, termasuk di bidang pendidikan, pengembangan sumber daya manusia, hingga agenda strategis pembangunan kota.
Momentum HUT ke-80 TNI AU ini dinilai sebagai penguat komitmen bersama antara unsur pertahanan dan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas sekaligus menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Komandan Lanud Sultan Iskandar Muda Lanud Sultan Iskandar Muda Kolonel Pnb Suryo Anggoro menyampaikan komitmennya untuk memperkuat peran TNI AU di Aceh, tidak hanya dalam aspek pertahanan, tetapi juga misi kemanusiaan dan pengabdian kepada masyarakat.
Ia menegaskan bahwa momentum HUT ke-80 TNI AU menjadi sarana untuk semakin mendekatkan institusi TNI AU dengan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah.
Di sisi lain, kegiatan di kawasan Taman Sari juga diramaikan oleh puluhan stan UMKM yang menghadirkan aktivitas ekonomi masyarakat, sekaligus memperkuat dampak sosial dan ekonomi dari kegiatan tersebut.
Melalui Seulawah Dirgantara for Humanity, sinergi TNI AU dan Pemerintah Kota Banda Aceh ditegaskan bukan hanya simbol kebersamaan, tetapi langkah konkret dalam memperkuat keamanan dan memperluas misi kemanusiaan di tengah masyarakat.












